Skip to main content

Perbuatan Syirik Yang Membudaya

Perbuatan syirik merupakan sebuah kedzaliman yang sangat besar

Berikut ini adalah sedikit contoh dari sekian banyak kemusyrikan yang merajalela di masyarakat kita:

1. Ngalap Berkah Pada Petilasan/Kuburan Kyai atau Wali

   Adalah menjadi hal yang membudaya bahkan dianggap peribadatan yang sangat afdhal bahwa pada bulan-bulan atau hari-hari tertentu, misalnya bulan Mulud, menjelang Ramadhan atau bulan-bulan/hari-hari lain. Banyak orang Islam berbondong-bondong dari berbagai tempat ke petilasan-petilasan/ kuburan-kuburan kyai, orang-orang shaleh atau yang dianggap wali. Ini adalah bentuk kesyirikan yang besar

2.   Mencari Kesaktian Lewat AmalanAmalan Dzikir Atau Yang Lainnya

     Yang juga membudaya dan menjadi trend disemua lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan, bodoh maupun pintar, awam maupun alim, rakyat maupun aparat, “orang yang dianggap ulama” maupun Umara, adalah membekali diri dengan “ngelmu”, kesaktian dan kekebalan.
Ada yang dengan cara-cara klasik kebatinan, baik dengan istilah black magic (ilmu hitam) maupun white magic (ilmu putih). Ada pula yang dengan cara-cara dzikir dan amalan-amalan yang mengandung bacaan-bacaan wirid. Cara yang terakhir ini banyak mengelabuhi umat Islam. Karena seakan-akan Islami dan tidak syirik. Padahal hakikatnya sama: Syirik.
     Amalan-amalan dzikir dan wirid itu pada hakikatnya hanya sebagai rumus atau kode untuk membuka hubungan dengan alam Jin. Hal yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah maupun para Shahabatnya.
Dengan demikian, penggunaan dzikir dan wirid semacam itu, di samping tidak berdasarkan tuntunan atsar, juga menyimpang dari tujuan beribadah kepada Allah.
      Akhirnya menjadi syirik karena dzikir tersebut digunakan untuk meminta sesuatu kepada selain Allah, hal yang hanya menjadi kewenangan Allah saja. Allah berfirman: Sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki diantara jin, maka jin itu menambahkan rasa takut / dosa kepada manusia. (al-Jin: 6)

3. Meminta Bantuan Kepada Arwah Rasul, Wali Atau Tokoh

    Meminta bantuan kepada arwah Rasul, wali atau tokoh-tokoh, ini bukan hanya menjadi kebiasaan dan keyakinan yang membudaya, tetapi bahkan dihidup-hidupkan sebagai kesenian budaya. Sehingga kegiatan itu betul-betul menyatu dan mendarah dagingdalam jiwa dan keyakinan sebagian besar masyarakat.

   Dapat disaksikan dibanyak tempat adanya upacara-upacara serta kesenian-kesenian ritual yang berisi kegiatan syaithani ini. Bahkan dalam nyanyian-nyanyian dan senandungnya sering terdengar ungkapan-ungkapan seperti: “Al-madad, al-madad yaRasul”. Artinya: “Bantuan, bantuan wahai Rasul.” Maksudnya meminta bantuan kepada Rasul yang telah wafat. Tentu ini adalah syirik akbar.

    Kadang ada pula masyarakat yang datang ke kuburan tokoh, lalu katanya dapat berdialog dengan arwah tekoh tersebut untuk meminta bantuan. Padahal yang bersuara adalah jin (setan) dengan memyerupai suara tokoh dimaksud agar manusia terperosok dalam kekafiran.

4. Akik, Sabuk, dan Qur’an Stambul Sebagai Jimat

    Ketika akik diyakini memiliki daya magis, atau telah diisi dengan amalan-amatan mantera oleh dukun (atau oleh dukun yang bernama kyai bersorban) hingga akik tersebut diyakini berkekuatan magis. Maka orang masih berkelit dengan argumen- argumen; “Bahkan number kekuatan sebenarnya adalah Allah, sedangkan akik tersebut hanya wasilah raja.” Karenanya orang beranggapan tidak syirik.

     Terlebih lagi yang menjadi pialang akik-akik tersebut adalah orang-orang yang dianggap ulama’ atau ahli agama. Sehingga sempurnalah selubung syubhat yang menutupi kemusyrikan tersebut. Begitu pula sabuk yang telah diisi dengan rajah-rajah, hijib-hijib atau mantera-mantera. Pelaku atau pemiliknya adalah pelaku kemusyrikan. Dan pengisi sabuk tersebut adalah dukun yang harus dijauhi, sekalipun berkedok orang yang bersorban

    Tidak berbeda pula dengan Qur’an stambul, sebuah Qur’an (yang biasanya) berukuran kecil mungil dan huruf-hurufnya tidak terbaca kecuali (barangkali) dengan kaca pembesar. Buku yang dibikin menyerupai al-Qur’an dalam ukuran terlalu kecil ini diyakini bisa menolong pemiliknya dari marabahaya.

     Mungkin benda yang menyerupai al-Qur’an itu sengaja dibuat oleh WALI-WALI SETAN untuk mengelabuhi manusia supaya mudah terjerumus dalam kemusyrikan. Orang akan berdalih: “Bukankah ini Qur’an? dan bukankah Al Qur’an merupakan obat?”. Nah al-Qur’an sebagai obat disalah artikan maknanya untuk kepentingan jimat. Dan itu adalah syirik.

     Dalam sebuah hadits riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda: Barang siapa yang mengalungkan Tamimah, maka sesungguhnya ia telah Masyrik. (Hadits Shahih)

   Tamimah, menurut al-Mundziri artinya untaian kalung yang dipakai guna mengusir penyakit. (Keyakinan terhadap tamimah) ini adalah kejahilan dan kesesatan. Sebab tidak ada sesuatupun yang dapat menghalangi atau menolak apapun kecuali Allah. Menurut Abu as-Sa’adaat:

    Tamimah adalah untaian kalung yang dahulu oleh orang Arab dipakaikan kepada anak-anaknya agar terlindungi dari ganguan setan.

Demikianlah beberapa contoh kemusyrikan yang sangat membudaya di tengah masyarakat. Di sana masih banyak contoh-contoh lain yang sangat membelenggu dan mencengkram keyakinan masyarakat.

Comments

Popular posts from this blog

Tol Laut

Indonesia berencana mengembangkan sebuah program besar, Kondisi geografis di Indonesia mungkin salah satu yang paling unik di dunia, karena terdiri dari banyak pulau. Untuk mengangkut suatu barang dari satu tempat ke tempat lain, tentunya akan menjadi bergantung terhadap transportasi laut, karena transportasi laut ini memang yang paling murah dalam pengangkutan barang. tidak mungkin mengangkut semen dari Jakarta ke Ambon make pesawat terbang?  Nah, dalam prosesnya, pengangkutan barang ini sudah memiliki jalurnya sendiri. Mirip seperti jalur bus atau angkot.   Sebuah bus antar kota ketika berangkat penuh dengan penumpang, tapi saat pulang  tidak ada penumpang yang ikut ? Tentunya bus tersebut bisa merugi. Lalu kemudian cara agar tidak merugi salah satunya adalah dengan menaikan harga tiket. analogi di atas sama dengan sistem transportasi barang. Sebuah kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Sorong (Papua) mengangkut berbagai macam ke...

Mitos Kekerasan Agama

Yang dimaksudnya dengan mitos kekerasan agama adalah “gagasan bahwa agama adalah segi-segi kehidupan manusia yang transhistoris dan transkultural – yang secara esensial berbeda dari segi-segi kehidupan manusia yang ‘sekular’ seperti politik dan ekonomi – dan yang punya kecenderungan berbahaya mempromosikan kekerasan.” Karena gagasan ini, agama harus dikerangkeng dengan membatasi aksesnya ke ruang publik. Di sini negara-bangsa (nation-state) yang sekular tampil sebagai sesuatu yang seakan-akan natural, sejalan dengan kebenaran yang dianggap universal dan abadi mengenai bahaya inheren agama. Ketika pekan lalu peperangan terjadi (kembali) antara Israel dan Hamas (Palestina), banyak orang berdiskusi mengenai akar-akar kekerasan agama. Logikanya, wilayah yang didiami Israel dan Palestina selalu jadi hot spot peperangan, karena di sana ada banyak orang masih percaya pada agama: umat Yahudi di satu pihak dan kaum Muslim di pihak lain. Disebutkan juga bahwa konflik ini sangat mengkhawat...

Sakit mahal !!

Kesehatan merupakan salah satu ni’mat yang paling berharga yang Allah berikan kepada para hamba-Nya. Kita. Maka tak heran jika kekasih-Nya mewanti-wanti umat manusia agar menjaga kondisi sehat sebelum datangnya sakit. Tak ada satu pun di dunia ini orang yang mau dibayar untuk sakit. Yang ada justru sebaliknya, orang yang sakit akan rela mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit agar dirinya sembuh dari sakit dan menjadi sehat kembali. Suatu hari aku membeli makanan di rumah makan yang tepat berada di sebuah rumah sakit, di meja aku menemukan sebuah kertas. Rasa ingin tahu mendorong saya untuk membuka lipatan kertas tersebut. Setelah terbuka, baru saya tahu bahwa kertas tersebut adalah semacam rekening pasien yang berisi biaya-biaya yang harus dibayar pasien selama dirawat. Saya baca satu per satu item yang terdapat dalam rekening tersebut. Mulai dari identitas pasien hingga jumlah total biaya. Terkejut saya melihat angka-angka yang tertera di kertas tersebut. Jumlah total dari k...